Seperti yang kalian tahu, Patricia Yora yang lahir sebagai seorang perempuan dan memiliki pekerjaan sebagai penerbang mengundang banyak pertanyaan. Ada yah penerbang perempuan? Bagaimana bisa sih menjadi seorang penerbang? Apa syarat dan kualifikasi untuk mengikuti tahapan tes masuk sekolah penerbangan? Karena seperti yang kita ketahui bahwa dunia penerbangan belum begitu banyak dikenal orang dan masyarakat awam masih sangat minim pengetahuan tentang dunia penerbangan dan pekerja langitnya.
Untuk kalian yang berminat menjadi seorang pilot, yang saya tahu banyak sekali di luar sana saya akan membagikan dan menjawab pertanyaan kalian yang seringkali ditanyakan kepada saya saya.
Buat kalian yang ingin menjadi pilot terutama perempuan-perempuan Indonesia, kesempatan masih terbuka sangat luas sekali di langit Nusantara. Dan untuk informasi jumlah penerbang wanita di Indonesia yang sudah aktif maupun yang sedang mengikuti program pelatihan sudah mencapai 100 orang loh! Angka ini meningkat pesat dalam kurun waktu 3 tahun terakhir.
Seperti yang kita tahu, Bapak Presiden kita yang ke-3 Prof. Dr. B.J. Habibie , adalah satu-satunya ilmuan Indonesia yang berhasil membuat pesawat terbang. Beliau mengetahui bahwa pesawat terbang merupakan alat transportasi yang paling tepat untuk bumi Nusantara kita, Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia yang terdiri dari 13.466 pulau. Dan sistem transportasi di Indonesia tentulah tidak dapat dilepaskan lagi dari sistem penerbangan udara.
Jadi YA, tentu saja pilot masih sangat dibutuhkan di negri tercinta kita ini.
Okay, sekarang kita mulai dengan tahap-tahap sekolah penerbangan. Sekolah tentulah bertujuan mendapatkan ilmu yang akhirnya akan diamalkan pada saat bekerja. Namun tidak dipungkiri saat tamat sekolah kita membutuhkan ijazah bukan? Nah ketika sekolah pilot, ijazah atau tanda kelulusan kalian adalah dengan mendapatkan “license” atau kalau pengemudi mobil menyebutnya SIM ( Surat Ijin Mengemudi). Pada sekolah penerbangan reguler, gambaran kasarnya license tersebut dibagi menjadi 2 tahap, yaitu:
PPL ( Private Pilot License)
CPL ( Commercial Pilot License)
Namun saat ini diperlukan juga kualifikasi tambahan yaitu IR ( Instrument Rating) dan Multi Engine Rating, guna menunjang proses recrutiment kalian nanti.
Jadi sudah terbayang mau ambil yang mana??
Sekarang yang perlu diketahui selanjutnya, apa saja persyaratan dasar untuk menjadi seorang penerbang?
Psikotes
Tes Potensi Akademik (Matematika,Fisika)
English Proficiency ( TOEFL/ TOEIC)
Medical Check Up
Nah ini dia bagian yang menarik yang jarang ditemui di test penerimaan profesi yang lain. Dalam tes kesehatan kalian akan diperiksa kesehatannya secara terperinci dan menyeluruh, meliputi :
Aptitude test
Wawancara
Tes wawancara biasanya meliputi profile kalian, motivasi menjadi pilot, rumus-rumus matematika dasar, kecepatan jarak dan waktu, lalu pengetahuan dasar tentang penerbangan seperti kenapa pesawat bisa terbang?
Nah hal-hal diatas merupakan gambaran dasar tentang tes apa saja yang harus dilalui dalam pendaftaran proses penerbangan. Tidak menutup kemungkinan akan ada tes-tes tambahan tergantung pada sekolah penerbangan masing-masing.
Waktu tempuh pendidikan kembali lagi bergantung pada sekolah penerbangan masing-masing. Ada yang berjangka waktu 1 tahun, 18 bulan, 2 tahun atau bahkan hampir 3 tahun.
Terimakasih Sudah Berkunjung , jangan lupa share .
Sumber : @PatriciaYora
Untuk kalian yang berminat menjadi seorang pilot, yang saya tahu banyak sekali di luar sana saya akan membagikan dan menjawab pertanyaan kalian yang seringkali ditanyakan kepada saya saya.
- “ bagaimana sih caranya jadi pilot?”
- “Apa saja kak syarat-syarat menjadi seorang peberbang?”
- “Gigi aku bolong, aku gabisa jadi pilot?”
- “Berapa lama sekolah pilot?”
Buat kalian yang ingin menjadi pilot terutama perempuan-perempuan Indonesia, kesempatan masih terbuka sangat luas sekali di langit Nusantara. Dan untuk informasi jumlah penerbang wanita di Indonesia yang sudah aktif maupun yang sedang mengikuti program pelatihan sudah mencapai 100 orang loh! Angka ini meningkat pesat dalam kurun waktu 3 tahun terakhir.
Seperti yang kita tahu, Bapak Presiden kita yang ke-3 Prof. Dr. B.J. Habibie , adalah satu-satunya ilmuan Indonesia yang berhasil membuat pesawat terbang. Beliau mengetahui bahwa pesawat terbang merupakan alat transportasi yang paling tepat untuk bumi Nusantara kita, Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia yang terdiri dari 13.466 pulau. Dan sistem transportasi di Indonesia tentulah tidak dapat dilepaskan lagi dari sistem penerbangan udara.
Jadi YA, tentu saja pilot masih sangat dibutuhkan di negri tercinta kita ini.
Okay, sekarang kita mulai dengan tahap-tahap sekolah penerbangan. Sekolah tentulah bertujuan mendapatkan ilmu yang akhirnya akan diamalkan pada saat bekerja. Namun tidak dipungkiri saat tamat sekolah kita membutuhkan ijazah bukan? Nah ketika sekolah pilot, ijazah atau tanda kelulusan kalian adalah dengan mendapatkan “license” atau kalau pengemudi mobil menyebutnya SIM ( Surat Ijin Mengemudi). Pada sekolah penerbangan reguler, gambaran kasarnya license tersebut dibagi menjadi 2 tahap, yaitu:
PPL ( Private Pilot License)
- Mendapatkan Private Pilot License adalah proses awal dari sekolah penerbangan, rata- rata minimum kualifikasi unruk mendapatkan license ini adalah dengan mengumpulkan sekitar 50-70 jam terbang. Ketika kalian mendapatkan license PPL berarti kalian telah berhak secara legal untuk mengemudikan pesawat terbang sendiri namun tanpa di pungut bayaran. Dalam hal ini berarti license PPL belum bisa dipakai untuk bekerja. Well, jika kalian berniat untuk sekedar kursus untuk membawa pesawat tanpa menjadikannya mata pencaharian, PPL adalah license yang tepat untuk hobby.
CPL ( Commercial Pilot License)
- Commercial Pilot License (CPL) adalah tahap lanjutan dari Private Pilot License (PPL), jadi untuk meneruskan pendidikan penerbangan guna mendapat CPL tentulah kalian harus terlebih dahulu menyelesaikan tahap PPL. Minimum kuliafikasi untuk mendapatkan License ini adalah 150-160 jam terbang. Dengan mempunyai CPL kalian siap untuk terjun ke dunia airline. Oowohoooo!!
Namun saat ini diperlukan juga kualifikasi tambahan yaitu IR ( Instrument Rating) dan Multi Engine Rating, guna menunjang proses recrutiment kalian nanti.
Jadi sudah terbayang mau ambil yang mana??
Sekarang yang perlu diketahui selanjutnya, apa saja persyaratan dasar untuk menjadi seorang penerbang?
- Sehat jasmani dan rohani
- Umur minimal 17 tahun (maksimal usia tergantung sekolah penerbang masing-masing)
- Pendidikan minimal SMA/ sederajat
- Tinggi badan minimum 165cm dengan panjang kaki minimum 100cm
- Langkah selanjutnya adalah mengetahui tahapan apa saja yang akan dilalui saat tes sekolah penerbangan. Tes sekolah penerbang dibagi menjadi beberapa tahap, dan pastikan kalian harus lolos di setiap tahapnya jika ingin terus berjuang mengejar mimpi kalian.
Psikotes
- Psikotes biasanya berlangsung selama 6-8 jam dalam waktu 1 hari. Soal-soal psikotes merupakan soal psikotes standard dengan kenbanyakan soal-soal logika. Biasanya disertakan juga berupa gambar-gambar instrument pesawat.
Tes Potensi Akademik (Matematika,Fisika)
- Logika, katrol, bejana, rangkaian listrik,phytagoras,jarak lama tempuh dan waktu
English Proficiency ( TOEFL/ TOEIC)
- Minimum score ditentukan masing-masing oleh sekolah penerbangan dan airlines. (biasanya minimum 600)
Medical Check Up
Nah ini dia bagian yang menarik yang jarang ditemui di test penerimaan profesi yang lain. Dalam tes kesehatan kalian akan diperiksa kesehatannya secara terperinci dan menyeluruh, meliputi :
- Laboratorium (darah dan urine) : kolestrol, asam urat, trigliserida, glukosa, dll
- Pemeriksaan Fisik : riwayat penyakit, struktur tulang, BMI, tekanan darah dll)
- Mata : rabun jauh / dekat, silinder, buta warna
- Pendengaran / audiometri
- Gigi : jangan sampai berlubang (kawat gigi diperbolehkan)
- Rontgen paru-paru
- EKG (jantung)
Aptitude test
- Ini adalah Tes Bakat Terbang jadi dalam test ini dilihat apa kalian berbakat untuk mengemudikan pesawat dan apakah tekanan serta gaya gravitasi di pesawat mempengaruhi kinerja dan mental kalian. Tes biasanya dilakukan dengan membawa kalian terbang dengan pesawat latih lalu kalian akan diminta untuk mengemudikan pesawat sesuai dengan panduan instruktur. Setelah itu akan dilakukan beberapa manuver untuk dilihat apakah kalian mual/pusing/ketakutan ketika dibawa terbang. Pastikan jangan sampai muntah ya.. hehe..
Wawancara
Tes wawancara biasanya meliputi profile kalian, motivasi menjadi pilot, rumus-rumus matematika dasar, kecepatan jarak dan waktu, lalu pengetahuan dasar tentang penerbangan seperti kenapa pesawat bisa terbang?
Nah hal-hal diatas merupakan gambaran dasar tentang tes apa saja yang harus dilalui dalam pendaftaran proses penerbangan. Tidak menutup kemungkinan akan ada tes-tes tambahan tergantung pada sekolah penerbangan masing-masing.
Waktu tempuh pendidikan kembali lagi bergantung pada sekolah penerbangan masing-masing. Ada yang berjangka waktu 1 tahun, 18 bulan, 2 tahun atau bahkan hampir 3 tahun.
Terimakasih Sudah Berkunjung , jangan lupa share .
Sumber : @PatriciaYora
Pilot Cewek ? Emang Bisa ?
4/
5
Oleh
Unknown
