Sunday, January 31, 2016

Hidup Iini cuma Sementara

PurwakartaNetworking ~ Semangat hidup gadis ini patut dicontoh semua orang. Meski terlahir dengan fisik tak sempurna, dia tak pernah berputus asa. Bahkan, wanita asal Kano, Nigeria, ini selalu menebar senyum, menularkan semangatnya.



Rahma Haruna. Demikian nama perempuan 19 tahun ini. Sejak lahir, anggota badannya tak lengkap. Tubuh separuh badan. Tak punya kaki, dan tangan mungil yang tak berfungsi sempurna.

Tulis Sani Maikatanga "Satu hal tentang Rahma ketika kalian mengunjunginya. Dia mencoba selalu tersenyum kepada kalian" fotografer yang pertama kali menyebarkan foto Rahma.

Karena kondisi itu, saban hari Rahma harus tinggal di atas sebuah baskom. Dia paham, tubuhnya tak sempurna. Tak seperti orang kebanyakan di sekelilingnya. Meski begitu, dia terus bersyukur kepada Allah.

Kata Rahma “Saya bersyukur hidup dalam keadaan sehat. Oleh karena cacat yang saya derita, saya belajar untuk tumbuh tanpa seorang teman. Keluarga saya adalah satu–satunya teman yang saya miliki," .

Foto Rahma diunggah ke media sosial oleh Sani. Dan dengan segera menjadi viral. Tak hanya seantero Nigeria. Tapi juga dunia. Semua bersimpati. Kagum oleh keteguhan hati Rahma.

Friday, January 29, 2016

Pesawat Mata - Mata Buatan Indonesia


Purwakartanetworking ~ PT Dirgantara Indonesia (PTDI) memperoleh penugasan pemerintah untuk melakukan proses produksi Pesawat Terbang Tanpa Awak (PTTA) atau drone. Tahap awal, PTDI hampir menyelesaikan sertikat tipe (type certificate) PTTA Wulung.

PTTA Wulung merupakan hasil pengembangan drone yang awalnya dirancang oleh Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) .

Setelah keluar hasil prototype drone bernama Wulung, selanjutnya PTDI diberi tugas oleh Kementerian Pertahanan (Kemhan) untuk melakukan tahap sertifikasi hingga produksi.
Secara bentuk PTDI tidak melakukan perubahan, namun Badan Usaha Milik Negara (BUMN) produsen pesawat terbang ini melakukan perombakan dari material hingga sistem drone tersebut.
Kata Chief Engineer "Pesawat ini bentuk luar luar mirip dengan dikembangkan oleh BPPT, tetapi secara dalamannya sudah jauh berbeda yakni mulai dari material dan proses pembuatan. Kemudian sistem itu sudah jauh berbeda dengan yang dipakai dan dikembangkan teman-teman BPPT," untuk PTTA, PTDI, Bona P Fitrikananda, kepada detikFinance, Senin (25/1/2016) .


PTDI melakukan persiapan proses produksi untuk Wulung sejak 2014. Wulung sudah menjalani berbagai uji agar bisa mengantongi sertifikat tipe. Pada akhir Januari 2016, Wulung ditargetkan bisa memperoleh sertifikat tipe dari Indonesian Military Airworthiness Authority (IMAA) .
Bila proses sertifikasi tuntas, Wulung telah memenuhi standar industri penerbangan dan siap diproduksi massal. Rencananya, 3 unit Wulung bakal diserahkan kepada pemesan, yakni Kementerian Pertahanan (Kemhan) mulai awal Februari 2016, setelah sertifikat tipe terbit.

Lucunya Negri Ini

PurwakartaNetworking ~ Razia pelanggaran lalulintas memang sering menjadi momok bagi para pengendara, terutama bagi mereka yang memang merasa ada salah satu atau lebih syarat berkendara yang dilanggar. Baik berupa kelengkapan surat kendaraan, SIM, maupun kelengkapan berkendara seperti menggunakan helm, plat nomor dan sebagainya. Dan memang begitulah, setiap peraturan walau baik dan berdampak baik tetap akan terasa mengganggu bagi setiap pelanggarnya.




Dan ada kejadian menarik ketika kegiatan operasi patuh beberapa bulan lalu tepatnya hari Sabtu (30/5/2015) yang dilakukan jajaran Polda Sumut khususnya Satuan Polisi Lalu Lintas Polresta Medan yang diduga tak berani melalukan penindakan kepada oknum TNI di seputaran Jalan Djuanda Medan.


Seperti dilansir Tribunnews, Seorang oknum TNI yang memakai celana loreng dan kaos putih berusaha menerobos razia. Dia melewati satu anggota polisi yang berusaha memberhentikannya. Namun salah satu anggota polisi yang berbadan besar berhasil menghadang dan mencabut kunci sepeda motor Honda CBR tanpa nomor polisi yang dikendarainya.


Tidak terima, anggota TNI yang mengaku berpangkat Kopral Satu (Koptu) tersebut langsung marah-marah kepada personel polisi yang memberhentikannya sehingga terjadiperang mulut. Kasat Lantas Polresta Medan Kompol M Hasan yang berada di lokasi langsung menjumpai anggota TNI tersebut. Sehingga, M Hasan menegur dan menanyakan pangkat anggota TNI tersebut.


Ujarnya "Kamu sudah salah, kamu melanggar aturan. Kenapa kamu marah-marah. Pangkat kamu apa? Saya berpangkat Kompol," sembari memegang pangkat di pundaknya. 

Jawab anggota TNI tersebut "Pangkat Kopral Satu, ia pak maaf, saya mungkin memang salah," sembari meninggal Kompol M Hasan, tanpa ada tindakan penilangan.


Sayangnya perang mulut yang berujung perang pangkat tidak diakhiri dengan penegakan hukum. Karena oknum anggota TNI itu tidak menerima ganjaran tilang. Padahal kalau itu terjadi pada rakyat biasa dengan melanggar mengendarai motor tanpa plat nomor dan tidak menggunakan helm sudah pasti kena tilang.

Jendral Soedirman Merdeka Atau Mati

PurwakartaNetworking ~Jenderal Soedirman ialah salah seorang Pahlawan Revolusi Nasional Indonesia. Dalam sejarah perjuangan Republik Indonesia, ia merupakan Panglima dan Jenderal RI yang pertama dan termuda. Pada usia yang masih cukup muda, yaitu 31 tahun, Soedirman telah menjadi seorang jenderal. Selain itu, ia juga dikenal sebagai pejuang yang gigih. Meskipun ia sedang menderita penyakit paru-paru parah, ia tetap berjuang dan bergerilya bersama para prajuritnya untuk melawan tentara Belanda pada Agresi Militer II. 


Soedirman lahir di Purbalingga, Jawa Tengah pada tanggal 24 Januari 1916. Ia berasal dari keluarga sederhana. Ayahnya seorang pekerja di pabrik gula Kalibagor Banyumas dan ibunya keturunan Wedana Rembang. Soedirman memperoleh pendidikan formal dari Sekolah Taman Siswa. Ia kemudian melanjutkan pendidikannya ke HIK (sekolah guru) Muhammadiyah, Solo tetapi tidak sampai tamat. Selama menempuh pendidikan di sana, ia pun turut serta dalam kegiatan organisasi Pramuka Hizbul Wathan. Setelah itu ia menjadi guru di sekolah HIS Muhammadiyah di Cilacap. Ia kemudian mengabdikan dirinya menjadi guru HIS Muhammadiyah, Cilacap dan pemandu di organisasi Pramuka Hizbul Wathan tersebut.



Pada zaman penjajahan Jepang , Soedirman bergabung dengan tentara Pembela Tanah Air (Peta) di Bogor. Pasca Indonesia merdeka dari penjajahan Jepang, ia berhasil merebut senjata pasukan Jepang di Banyumas. Kemudian beliau diangkat menjadi Komandan Batalyon di Kroya setelah menyelesaikan pendidikannya. Ia lalu menjadi Panglima Divisi V/Banyumas sesudah TKR (Tentara Keamanan Rakyat) terbentuk, dan akhirnya terpilih menjadi Panglima Angkatan Perang Republik Indonesia (Panglima TNI). Perang Palagan Ambarawa melawan pasukan Inggris dan NICA Belanda dari bulan November sampai Desember 1945 adalah perang besar pertama yang ia pimpin. Karena ia berhasil memperoleh kemenangan pada pertempuran ini, Presiden Soekarno pun melantiknya sebagai Jenderal.


Soedirman meninggal pada tanggal 29 Januari 1950 karena penyakit tuberkulosis parah yang ia derita. Jenazahnya dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kusuma Negara di Semaki, Yogyakarta.

Sekian kutipan untuk postingan kali ini semoga bermanfaat jangan lupa share ;)

Thursday, January 28, 2016

Lulus SMA / SMK Berminat Sekolah PILOT ?

Pada Postingan sebelumnya saya sudah bercerita tentang gambaran dasar sekolah penerbangan. Informasi tersebut ternyata kembali mengundang banyak pertanyaan tentang Sekolah Pilot  dari sahabat-sahabat yang tertarik untuk mengikuti pendidikan penerbangan.
Sebelumnya saya akan bercerita tentang sekolah Patricia Yora terlebih dahulu yaitu Aero Flyer Institute. Disinilah Patricia Yora menimba ilmu dan menjalani flight training selama 2 tahun untuk mendapatkan license sebagai seorang penerbang.

Aero Flyer Institute (AFI) sejatinya adalah anak perusahaan dari maskapai swasta Batavia Air. Patricia Yora  adalah salah satu yang beruntung dapat menerima beasiswa penerbang dari Batavia Air, dan bergabung ke dalam keluarga AFI di angkatan ke 9 . Saat Patricia Yora  bergabung di AFI tepatnya pada tanggal 10 September 2009 , Patricia Yora  memiliki teman wanita asal Papua, dia menjadi satu-satunya sahabat perempuan Patricia Yora  yang selalu menemaniPatricia Yora  baik di sekolah maupun diluar sekolah. Namun sayang sekali teman wanita Patricia Yora  yang baik ini tidak dapat melanjutkan pendidikannya dan harus kembali ke tanah Papua. Dan pada akhirnya Patricia Yora  adalah satu-satunya wanita di antara 17 pria di angkatan Patricia Yora .


Aero Flyer memiliki 10 pesawat latih dengan tipe Cessna 150, dan Cessna 172. Dengan Call-Sign PK-HAA sampai PK-HAN yang menghantarkanPatricia Yora  dan teman-teman sampai lulus pendidikan. Patricia Yora  masih ingat pertama kali Patricia Yora  mengudara dengan pesawat PK-HAH dan pesawat ini terus menjadi pesawat kenangan dan favorit bagi Patricia Yora .
Selama 2 tahun Patricia Yora  belajar di Aero Flyer, proses pendidikan dibagi menjadi 2 tahap yaitu Ground Training dan Flight Training. Ground training kami tempuh dalam waktu 6 bulan di Batavia Training Center yang berlokasi di Bandara Mas, Cengkareng. Serta flight training selama 1 tahun 6 bulan di Bandara Budiarto, Curug dan Bandara Cakrabuwana di Cirebon.

Baca juga "Memang Cewek Bisa Jadi Pilot"

Tentunya perjuangan saat sekolah pilot tidak semudah belajar menyetir mobil dan juga tidak se-seram yang Patricia Yora  bayangkan. Aero Flyer sangat menghargai siswi wanitanya. Mereka tidak membedakan antara siswa pria dan siswi wanitanya, Semua memiliki hak dan kewajiban yang sama. Sebagai siswi penerbang Patricia Yora  tetap melakukan sendiri refueling pesawat, mengisi oli pesawat, membersihkan pesawat, mendorong pesawat, mengikuti pelatihan fisik bersama teman-teman pria. Tidak ada keistimewaan juga tidak ada pengucilan disini.

Selama Ground training kami para siswa diajarkan berbagai macam pelajaran basic tentang penerbangan, seperti Aerodinamic, Meteorology, Radio Telephony, Airlaw, Navigation, Power Plant dan masih banyak lagi. Pelajaran ini dijamin terus kita gunakan bahkan sampai kita telah lulus dan menjadi penerbang komersil. Kami juga mengikuti pelatihan Jungle and Sea Survival, bagaimana cara tetap bertahan hidup jikalau kita sampai mengalami “emergency situation” yang mengakibatkan kita harus mendarat darurat di air  ataupun di hutan. Kita benar-benar tidak membawa perbekalan dan belajar bertahan hidup dari alam. Sugguh pengalaman yang manis untuk dikenang tapi tidak mau untuk diulang. Hahaha..

Baca Juga "Pilot Cantik Indonesia"

Selama Flight training tentunya adalah masa-masa yang paling seru. Patricia Yora  masih ingat dengan jelas, 4 Januari 2010. Itu adalah first moment Patricia Yora  mengudara dengan Cessna 172, masih terasa bagaimana perasaan Patricia Yora  waktu itu ketika pertama kali pesawat tersebut naik dan terangkat ke udara karena tangan Patricia Yora  sendiri. That was one of the best moment in my life!!! Awan putih terlihat begitu jelas dari pesawat latih Patricia Yora  membawa Patricia Yora  melintasi area selatan dari Bandara Budiarto di ketinggian 3000 kaki di atas permukaan laut.
Dalam masa pelatihan terbang, semua siswa siswi penerbang diwajibkan harus bisa mnerbangkan pesawat sendiri tanpa bantuan instruktur ( terbang solo ) dalam waktu kurang dari 20 jam. Jika lebih dari pada itu, maka dengan sangat menyesal pendidikan siswa tersebut akan diberhentikan. Moment first solo adalah saat yang paling penting bagi seorang penerbang. Pasti tidak ada satupun penerbang yang melupakan saat terbang solo pertamanya. Setiap seusai terbang solo, kami mempunyai ritual (mandi oli) , dan Patricia Yora  pun sebagai siswi wanita merasakannya. Mencapai First Solo dengan 12 jam pada tanggal 15 Juni 2010, Patricia Yora  pun mengalami ritual yang sama dengan penerbang pria lainnya. Mulai dari mandi oli, disiram air selokan, mencium ban pesawat. Namun karena begitu senangnya pada hari itu, semua siksaan senior pun menjadi tidak terasa dan menjadi kenangan manis di masa sekarang.

Saat ini meskipun Batavia Air memang sudah tidak lagi berkarya di langit Indonesia, namun Aero Flyer masih terus membuka kelasnya dan mengadakan pelatihan bagi calon-calon pilotnya dengan program hingga Multi Engine Rating.

BAGAIMANA MEMILIH SEKOLAH PILOT YANG ‘PAS’ ?

  • Ada begitu banyak sekolah pilot di Indonesia saat ini. Mereka mempunyai tujuan yang sama yaitu menghasilkan pilot handal yang bisa berkarya menjadi pekerja langit Indonesia.Namun tentunya ada hal yang membedakan sekolah yang satu dengan yang lain, misalnya adalah lokasi pelatihan, lama nya tempuh pendidikan, program sekolah, fasilitas  sekolah, dll. Itulah yang membuat variasi dari harga sekolah pilot tersebut  Untuk memilih sekolah penerbangan yang cocok dengan kalian pastikan yang sesuai dengan kebutuhan kalian, contoh nya ada sekolah penerbangan yang menyediakan mess ada yang tidak, ada yang lokasinya dekat ada pula yang di luar Jakarta. Itu semua sesuai dengan kebutuhan kalian terutama kesanggupan dana. Sayang sekali saat ini sudah tidak ada lagi beasiswa penerbang yang ditawarkan oleh maskapai penerbangan Indonesia. Terakhir yang Patricia Yora  ketahui hanya Wings Flying School, namun sayangnya Lion Group masi belum membuka kesempatan kerjanya pada pilot wanita.

BERAPA SIH KISARAN HARGA SEKOLAH PILOT?

  • Seperti yang saya sebutkan tadi di atas, harga sekolah pilot bervariasi sesuai dengan fasilitas dan paket yang ditawarkan. Kisaran harga sekolah pilot untuk mendapatkan license CPL-IR saat ini adalah 500-800 jt rupiah. (harga terus berubah mengikuti kurs USD)
  • MAU SEKOLAH DIMANA?
  • Berikut saya sertakan nama- nama sekolah penerbangan di Indonesia, informasi lebih lengkapnya boleh kalian cari di website sekolah tersebut masing-masing.


  1. Aero Flyer Institute
  2. Alfa Flying School
  3. ATKP Surabaya
  4. Bandung Pilot Academy (BPA)
  5. Bali International Flight Academy (BIFA)
  6. Deraya Flying School
  7. Flybest Flying School
  8. Ganesha Flying School
  9. Global Flying School
  10. Lombok International Flight Academy (LIFT)
  11. NAM Flying School
  12. Perkasa Flying School
  13. Proflight Flying School
  14. Rajawali flying School
  15. Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia (STPI)

Untuk informasi mengenai masing-masing sekolah penerbang, silahkan kalian cari di website sekolah penerbang tersebut dan menghubungi contact person yang dicantumkan. Saya pribadi mungkin hanya bisa memberikan informasi tambahan untuk sekolah Aero Flyer Institute dan Alfa Flying School .

Mungkin informasi yang saya miliki kurang lengkap dan masih ada lagi Flying School yang belum saya cantumkan di atas. Jika teman-teman memiliki informasi tambahan mengenai beasiswa penerbang dan daftar flying school tambahan untuk list saya, silahkan boleh tambahkan di comment.

Terimakasih Sudah Berkunjung jangan Lupa Share

Sumber : @PatriciaYora

Pilot Cewek ? Emang Bisa ?

Seperti yang kalian tahu, Patricia Yora yang lahir sebagai seorang perempuan dan memiliki pekerjaan sebagai penerbang mengundang banyak pertanyaan. Ada yah penerbang perempuan? Bagaimana bisa sih menjadi seorang penerbang? Apa syarat dan kualifikasi untuk mengikuti tahapan tes masuk sekolah penerbangan? Karena seperti yang kita ketahui bahwa dunia penerbangan belum begitu banyak dikenal orang dan masyarakat awam masih sangat minim pengetahuan tentang dunia penerbangan dan pekerja langitnya.

Untuk kalian yang berminat menjadi seorang pilot, yang saya tahu banyak sekali di luar sana saya akan membagikan dan menjawab pertanyaan kalian yang seringkali ditanyakan kepada saya saya.

  • “ bagaimana sih caranya jadi pilot?”
  • “Apa saja kak syarat-syarat menjadi seorang peberbang?”
  • “Gigi aku bolong, aku gabisa jadi pilot?”
  • “Berapa lama sekolah pilot?”

Buat kalian yang ingin menjadi pilot terutama perempuan-perempuan Indonesia, kesempatan masih terbuka sangat luas sekali di langit Nusantara. Dan untuk informasi jumlah penerbang wanita di Indonesia yang sudah aktif maupun yang sedang mengikuti program pelatihan sudah mencapai 100 orang loh! Angka ini meningkat pesat dalam kurun waktu 3 tahun terakhir.


Seperti yang kita tahu, Bapak Presiden kita yang ke-3  Prof. Dr. B.J. Habibie , adalah satu-satunya ilmuan Indonesia yang berhasil membuat pesawat terbang. Beliau mengetahui bahwa pesawat terbang merupakan alat transportasi yang paling tepat untuk bumi Nusantara kita, Indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia yang terdiri dari 13.466 pulau. Dan sistem transportasi di Indonesia tentulah tidak dapat dilepaskan lagi dari sistem penerbangan udara.

Jadi YA, tentu saja pilot masih sangat dibutuhkan di negri tercinta kita ini.

Okay, sekarang kita mulai dengan tahap-tahap sekolah penerbangan. Sekolah tentulah bertujuan mendapatkan ilmu yang akhirnya akan diamalkan pada saat bekerja. Namun tidak dipungkiri saat tamat sekolah kita membutuhkan ijazah bukan? Nah ketika sekolah pilot, ijazah atau tanda kelulusan kalian adalah dengan mendapatkan “license” atau kalau pengemudi mobil menyebutnya SIM ( Surat Ijin Mengemudi). Pada sekolah penerbangan reguler, gambaran kasarnya license tersebut dibagi menjadi 2 tahap, yaitu:

PPL ( Private Pilot License)

  • Mendapatkan Private Pilot License adalah proses awal dari sekolah penerbangan, rata- rata minimum kualifikasi unruk mendapatkan license ini adalah dengan mengumpulkan sekitar 50-70 jam terbang. Ketika kalian mendapatkan license PPL berarti kalian telah berhak secara legal untuk mengemudikan pesawat terbang sendiri namun tanpa di pungut bayaran. Dalam hal ini berarti license PPL belum bisa dipakai untuk bekerja. Well, jika kalian berniat untuk sekedar kursus untuk membawa pesawat tanpa menjadikannya mata pencaharian, PPL adalah license yang tepat untuk hobby.


CPL ( Commercial Pilot License)

  • Commercial Pilot License (CPL)  adalah tahap lanjutan dari Private Pilot License (PPL), jadi untuk meneruskan pendidikan penerbangan guna mendapat CPL tentulah kalian harus terlebih dahulu menyelesaikan tahap PPL. Minimum kuliafikasi untuk mendapatkan License ini adalah 150-160 jam terbang. Dengan mempunyai CPL kalian siap untuk terjun ke dunia airline. Oowohoooo!!

Namun saat ini diperlukan juga kualifikasi tambahan yaitu IR ( Instrument Rating) dan Multi Engine Rating, guna menunjang proses recrutiment kalian nanti.

Jadi sudah terbayang mau ambil yang mana??

Sekarang yang perlu diketahui selanjutnya, apa saja persyaratan dasar untuk menjadi seorang penerbang?

  • Sehat jasmani dan rohani
  • Umur minimal 17 tahun (maksimal usia tergantung sekolah penerbang  masing-masing)
  •  Pendidikan minimal SMA/ sederajat
  • Tinggi badan minimum 165cm  dengan panjang kaki minimum 100cm
  • Langkah selanjutnya adalah mengetahui tahapan apa saja yang akan dilalui saat tes sekolah penerbangan. Tes sekolah penerbang dibagi menjadi beberapa tahap, dan pastikan kalian harus lolos di setiap tahapnya jika ingin terus berjuang mengejar mimpi kalian.

Psikotes

  • Psikotes biasanya berlangsung selama 6-8 jam dalam waktu 1 hari. Soal-soal psikotes merupakan soal psikotes standard dengan kenbanyakan soal-soal logika. Biasanya disertakan juga berupa gambar-gambar instrument pesawat.

Tes Potensi Akademik (Matematika,Fisika)

  • Logika, katrol, bejana, rangkaian listrik,phytagoras,jarak lama tempuh dan waktu

English Proficiency ( TOEFL/ TOEIC)

  • Minimum score ditentukan masing-masing oleh sekolah penerbangan dan airlines. (biasanya minimum 600)

Medical Check Up
Nah ini dia bagian yang menarik yang jarang ditemui di test penerimaan profesi yang lain. Dalam tes kesehatan kalian akan diperiksa kesehatannya secara terperinci dan menyeluruh, meliputi :

  • Laboratorium  (darah dan urine) : kolestrol, asam urat, trigliserida, glukosa, dll
  • Pemeriksaan Fisik : riwayat penyakit, struktur tulang, BMI, tekanan darah dll)
  • Mata : rabun jauh / dekat, silinder, buta warna
  • Pendengaran / audiometri
  • Gigi : jangan sampai berlubang (kawat gigi diperbolehkan)
  • Rontgen paru-paru
  • EKG (jantung)

  Aptitude test

  • Ini adalah Tes Bakat Terbang jadi dalam test ini dilihat apa kalian berbakat untuk mengemudikan pesawat dan apakah tekanan serta gaya gravitasi di pesawat mempengaruhi kinerja dan mental kalian. Tes biasanya dilakukan dengan membawa kalian terbang dengan pesawat latih lalu kalian akan diminta untuk mengemudikan pesawat sesuai dengan panduan instruktur. Setelah itu akan dilakukan beberapa manuver untuk dilihat apakah kalian mual/pusing/ketakutan ketika dibawa terbang. Pastikan jangan sampai muntah ya.. hehe..

 Wawancara
Tes wawancara biasanya meliputi profile kalian, motivasi menjadi pilot, rumus-rumus matematika dasar, kecepatan jarak dan waktu, lalu  pengetahuan dasar tentang penerbangan seperti kenapa pesawat bisa terbang?

Nah hal-hal diatas merupakan gambaran dasar tentang tes apa saja yang harus dilalui dalam pendaftaran proses penerbangan. Tidak menutup kemungkinan akan ada tes-tes tambahan tergantung pada sekolah penerbangan masing-masing.

Waktu tempuh pendidikan kembali lagi bergantung pada sekolah penerbangan masing-masing. Ada yang berjangka waktu 1 tahun, 18 bulan, 2 tahun atau bahkan hampir 3 tahun.

Terimakasih Sudah Berkunjung , jangan lupa share .

Sumber : @PatriciaYora

Wednesday, January 27, 2016

Patricia Yora Pilot Cantik Indonesia

PwkNetworking-Wajah wanita di dunia penerbangan mungkin tidak terlalu banyak. Profesi pilot hingga saat ini masih didominasi wajah-wajah kaum pria.


Tetapi, Patricia Yora merupakan sosok yang terselip di antara para pendekar pengarung langit dunia. Dara berusia 23 tahun ini tercatat sebagai salah satu pilot kebanggaan Indonesia.

Kecintaannya terhadap dunia penerbangan muncul berkat dorongan dari sang ayah, yang berprofesi sebagai pilot. Lulus SMA usia 17 tahun, Patricia memilih melanjutkan pendidikan di Sekolah Tinggi Penerbangan Curug, Tangerang.

Kala pendidikan, Patricia mengendalikan burung besi Cessna 150 dan Cessna 172. Pada 2011, dia lulus dari sekolah penerbangan dan bergabung dengan maskapai swasta nasional serta dipercaya mengendalikan Airbus 320.

Patricia kemudian bergabung dengan maskapai pelat merah, Garuda Indonesia dan mengendalikan Airbus 330. Dia dipercaya mengantarkan para penumpang melintasi wilayah udara nasional hingga kawasan Asia Pasifik dan sebagian Eropa hingga saat ini.

Meski demikian, Patricia masih punya target dalam karirnya yang belum tercapai, menerbangkan Airbus 380. Padahal, pesawat ini masuk kategori jumbo lantaran mampu memuat penumpang sampai 500 orang.

Patricia kerap memajang foto-fotonya dalam akun media sosial seperti facebook, twitter, dan instagram. Hal ini kemudian ramai menjadi perbincangan publik. (Ism)


Bagaimana Berminat untuk jadi pilot ? ingin menjelajahi angkasa ? jika kamu adalah salah satu orang yang bercita cita menjadi seorang pilot saya do'a kan semoga cita - cita kamu tercapai dan dimudahkan dalam segala hal untuk mengejar cita - cita kamu "Amin" terimakasih sudah berkunjung jangan lupa share ke teman kamu .